Selasa, 18 Februari 2014

Paper BERORIENTASI PADA TINDAKAN

0 komentar
BAB I
PENDAHULUAN

Salah satu ciri seseorang pengusaha adalah pikirannya yang lebih berorientasi pada tindakan (action)
Dari pada sekedar bermimipi,berkata – kata ,berpikir-pikir,atau berwacana.seseorang pengusaha selalu
Menghadapi risiko,ketidak pastian,dan keterbatasan dalam setiap masalah yang dihadapi.kalau
Dia hanya berkata – kata dan tak bertindak,segala kesempatan yang ada berubah menjadi bencana (kerugian).

Selain itu,seorang pengusaha juga harus memiliki orientasi PDCA-plan,do,check,and action.
Ini berarti dia tidak hanya sekedar merencanakan berbagai strategi dan taktik,tetapi juga melaksanakannnya.secara spesifik,seorang pengusaha harus menghadiri  NATO (no action talk only),
NADO (no action dream only) dan NACO (no action concept only).

NATO hanya akan menghasilkan gossip NADO hanya menghasilkan visi tanpa tindakan,dan NACO
Hanya menghasilkan teori dan falsafah.umumnya,yang berfikir NACO  adalah akademisi yang berfikir menggunakan logika formal..




 TUJUAN



  1.    Menjelaskan karakter yang berorientasi pada Tindakan sebagai salah satu karakter yang penting bagi wirausaha.
  2.    Menjelaskan sikap dan tindakan yang perlu dimilik untuk dapat Menjadi pribadi yang berorientasi pada tindakan.






BAB II
DASAR TEORI/LANDASAN TEORI


8 Habits of highly Effective People
Menurut covey,manusia yang efektif adalah manusia yang dilandasi oleh sikap- sikap adil (fairness),mengedepankan persamaan (equity), memiliki integrity),jujur(honesty),martabat dan keseimbangan,mau melayani,sabar,tekun,peduli,keteguhan hati,dan senantiasa berfikir positif
Nilai nilai seperti diatas sangat penting karena akan membuat anda lebih percaya diri lebih ringan dalam bertindak.orang orang yang tidak memiliki integritas,kurang adil,dan tidak jujur cenderung akan tidak stabil emosinya dan hidupnya tidak damai. Dia bisa memiliki usaha tetapi sulit menjadi besar. Selain itu,covey juga mengemukakan bahwa karakter seseorang itu dibentuk oleh kebiasaan (habit). Oleh karena itu,kebiasaan yang harus dikembangkan oleh seseorang wirausaha adalah kebiasaan kebiasaan yang bersifat produktif.secara spesifik,kedelapan kebiasan tersebut adalah be proactive, begin with the end in mind,put firt things first,think win /win,seek first to understand- the to be understood,synergize,sharpen the saw,they frind their voice,and help others find theirs (covey,2004).







BAB III
PEMBAHASAN



Proaktif
Seseorang yang efektif mengambil inisiatif untuk bertindak, bukan menunggu atau berwacana. Orang yang efektif adalah orang yang proaktif. Bertindak proaktif merupakan pengambilan tindakan sebelum sebuah kejadian yang tidak dikehendaki muncul. Dengan kata lain, orang-orang proaktif selalu mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi dan cepat mengambil tindakan sebelum kejadian.

Bermula dari Ujung Pemikiran (Goal Oriented)
Orang yang berorientasi pada tindakan tidak hanya mengejar pencapaian tujuan, akan tetapi juga berburu tujuan yang benar. Agar tujuan tercapai dengan baik maka perlu menyusun rencana tujuan yang jelas dan tepat.

Pengindraan fisik
Kesulitan manusia menafsirkan dunia ini tidak lepas dari fitrah kita yang memiliki pancaindra yang terbatas.meliliki kesempurnaan pancaindra saja belum cukup untuk menangkap realita kehidupan dan menjadi wirausaha yang tangguh dan mampu berorientasi pada tindakan (action oriented). Apalagi bila anda memiliki salah satu indra yang kurang yang satu indra yang kurang sempurna. Itu saja sudah membedakan orang yang satu dengan yang lainnya.

Mendahulukan Hal yang Utama
Intinya adalah seseorang harus fokus pada hal-hal yang urgent (mendesak) dengan membuat prioritas, dan menyadari bahwa tidak semua hal dikategorikan prioritas. Hal yang paling penting atau membutuhkan perhatian besar harus diutamakan.

Berpikir dan bertindak win/win
Bisnis atau berwirausaha pada dasarnya adalah upaya untuk memenangkan kehidupan.dalam kehidupan sehari hari,anda akan berhadapan dengan persaingan dan anda memerlukan kerja sama dari para pendukung anda .siapakah mereka ?
Mereka adalah keluarga anda,karyawan,manajer,investor,bank,konsiltan,para pemasok dan penyalur produk-roduk/jasa-jasa anda,para pembeli franchise anda,dan tentu saja konsumen,nasabah,klien,atau pelanggan- pelanggan anda.
Terdapat beberapa alternative solusi dalam berhubungan dengan rekan rekan bisnis itu ,yaitu win win,win-lose,lose-win dan lose lose solution.
Manusia efektif akan selalu bersikap win win.mereka berusaha agar semua pihak mencapai kondisi akhirnya yang baik.

Cari tahu dulu untuk memahami,baru Dipahami
Agar dapat mengembangkan hubungan yang win win seseorang harus dapat mengetahui apa yang di inginkan oleh pihak lain (rekan usaha) dan apa makna “menang” bagi mereka. Dalam
Hal ini,kita harus dapat memahami apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan orang lain sebelum menguarakan tujuan pribadi kita.

Sinergi
Dalam berwirausaha, seseorang harus mencari sinergi, yaitu suatu total yang lebih besar dari penjumlahan elemen-elemen tunggalnya. Misalnya, ada 2 pihak A dan B, dan masing-masing bekerja sendiri-sendiri, masing-masing hanya akan menghasilkan 5 buah, dan kalau dijumlahkan A+B=10. Dengan sinergi antara A dan B maka 5+5=10, inilah yang disebut sinergi.

Menajamkan ketahanan, fleksibilitas, dan kekuatan
Kebiasaan ini berkaitan dengan upaya yang dilakukan oleh seseorang untuk melatih ketahanan, fleksibilitas, dan kekuatannya. Upaya yang dapat dilakukan adalah memberi makanan pada jiwa melalui kegiatan-kegiatan spiritual, hidup yang seimbang, melakukan meditasi atau bisa juga dengan membaca buku-buku self hep yang membangkitkan semangat dengan kata-kata yang memotivasi.

Menemukan keunikan pribadi dan membantu orang lain menemukannya
Menemukan keunikan berarti mengenal potensi yang dimiliki, yang tersebar pada empat elemen utama, yaitu pikiran (mind), tubuh, hati, dan jiwa. Jika pikiran terus dikembangkan dan visi yang hebat dapat dirumuskan, maka hal tersebut dapat memampukan seseorang untuk mengembangkan potensi terbesar seseorang, lembaga, atau perusahaan. Hal ini berlaku juga dalam kaitannya membantu orang lain menemukan keunikan pribadinya.


Tugas lapangan : berjualan di kaku lima

Untuk menjadi wirausaha yang mempunyai daya juang,mempunyai intuisi yang tajam,serta berani mengambil risiko, maka dibutuhkan latihan konkret yang memngkinkan anda mengenal betul keadaan di lapangan dan berani mengambil tindakan.
Kali ini,anda akan diajak instruktur anda berjualan di kaki lima. Ini adalah latihan yang benar benar rill. Anda harus memecahkan tabungan, mencari bantuan modal dari keluarga,menjamin atau menjual sesuatu yang sudah tidak anda butuhkan lagi supaya bisa berpartisipasi.

Singkatnya anda harus mengambil usaha dan mengambil resiko. Tentukan saja ini buka mengambil resiko yang ngawur. Anda didorong agar meraih keutungan di kaki lima. Dan setelah selesai berjualan, anda bisa mengembalikan modal anda. Jadi ,usahakanlah mendapat keuntungan.





BAB IV
KESIMPULAN DAN PENUTUP




KESIMPULAN

Pengertian Berorientasi pada tindakan berarti berpikir cepat dan bertidak terhadap suatu keadaan untuk menghasilkan solusi permasalahan yang baik dan efektif. Sikap ini terkadang dikaitkan dengan seberapa seseorang responsif terhadap keadaan, seberapa cepat untuk mengambil tindakan sebagai solusi terhadap masalah yang ada, dan seberapa jauh komitmen orang tersebut atas perkataannya. Perencanaan dan Tindakan Setiap orang memiliki perencanaan dalam hidupnya khususnya dalam berusaha. Rencana akan menjadi mimpi yang tidak akan terwujud tanpa ada tindakan. Keberanian mengambil tindakan ada pada seseorang yang mantap dalam menentukan nilai hidupnya. Dalam menentukan perencanaan terhadap tindakan yang diambil berarti memerlukan cara pengambilan keputusan yang baik dan cepat. Hal ini tentunya akan mempengaruhi hasil akhir dari keputusan dan tindakan yang kita ambil. Membuat keputusan (decion making) adalah suatu proses memilih alternatif tertentu dari beberapa alternatif yang ada.

PENUTUP

Alhamdulilah berkat kesempatan yang diberikan Allah SWT  makalah ini dapat terselesaikan sesuai waktunya. Demikian yang dapat kami sampaikan dan tuliskan dalam makalah ini , jika ada kekurangan maka kami selaku penyusun makalah memohon maaf yang sebesar besarnya serta besar harapan kami untuk mendapatkan saran-saran yang bermanfaat.







DAFTAR PUSTAKA

Anonim. (n.d.). Landasan Teori dan Kerangka Pemikiran. http://library.binus.ac.id/eColls/eThesis/Bab2/2011-1-00507-mn%202.pdf. Diakses tanggal 10 Februari 2013

Anonim. (n.d.). Proses Manajemen Resiko. http://s2informatics.files.wordpress.com/2007/11/proses_manajemen_risiko.pdf. Diakses tanggal 10 Februari 2013.

Team Dosen Kewirausahaan. 2010. “Modul Kewirausahaan”, Yayasan Rumah Perubahan, Indonesia.

Anonim. (n.d). Berorientasi pada tindakan. http://ilerning.com/index.php?option=com_content&view=article&id=365:berorientasi-pada-tindakan-&catid=44:dasar-dasar-kewirausahaan&Itemid=69. Diakses pada tanggal 9 Februari 2013.


Lina S, Santi.,  2011. Pengertian Resiko. http://ilerning.com/index.php?option=com_content&view=article&id=321:pengertian-resiko&catid=62:manajemen-risiko&Itemid=85. Diakses pada tanggal 9 Februari 2013.

Senin, 03 November 2014

Mencari Semua File yang bertipe tertentu .DOC,PDF,PPT di Google

0 komentar
SELAMAT DATANG DI AXSIONnew
Terimakasih sudah berkunjung di halaman kami dan langsung saja kami akan memberikan informasi mencari file bertipe Doc,PDF,PPT,dengan mudah cepat dan sekingkat di pencarian Google



Silakan anda bisa buka www.google.com
lalu anda hanya Perlu mengetikkan filetype: di mesin pencarian Google
Misal anda mengetikan tulisan : filetype:doc"makalah" di pencarian Google maka mesin pencarian google pun akan menampilkan file - file yang berbentuk doc dan semua file yang seperti makalah pun akan di tampilkan di halaman Google mudah bukan silakan mencoba dan ingat di belakang tulisan filetype: anda juga harus menyertakan format dokumen yang ingin anda cari jika anda ingin cari file doc maka tulislah filetype:doc dan apa bila anda ingin cari bentuk PDF maka di belakang filetype: harus anda tulis filetype:pdf dan di beri tanda petik dua (") dan silakan tulislah didalam tanda petik dua itu file - file yang ingin anda cari


SEKIAN TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA SEMOGA POSTINGAN KAMI BISA BERMANFAAT UNTUK ANDA SALAM DARI KAMI AXSIONnew SALING BERBAGI
JIKA ANDA MENGALAMI KEBINGUNGAN DENGAN PENJELASAN KAMI JANGAN SUNGKAN UNTUK BERTANYA PADA KAMI MELALUI CONTACT AXSIONnew ATAU BISA KOMENTAR DI BAWAH POSTINGAN INI TERIMAKASIH

Kamis, 17 April 2014

Makalah Mentukan batas Negara Guna Meningkatkann Pengawasan, Penegakan Hukum dan Kedaulatan NKRI ( Bab KESIMPULAN )

0 komentar
KESIMPULAN :

Peningkatan kerjasama dengan Negara tetangga dalam menentukan batas Negara dapat dilakukan pertama – tama dengan mengusahakan dan merundingkan batas batas Negara secara jelas. Sepanjang perbatasan darat, mengingat sudah ada perjanjian – perjanjian di zaman kolonial, maka usaha yang perlu di lakukan adalah mensurvey, memetakan,dan menetapkan batas batas dengan patok- patok perbatasan darat melalui perundingan dan kerjasama dengan Negara – Negara tetangga yang bersangkutan.
Sepanjang yang bersangkutan dengan batas laut, maka batas- batas tersebut, sepanjang ada kaitannya dengan Negara – Negara tetangga, juga harus ditetapkan berdasarkan persetujuan dengan Negara – Negara tetangga yang bersangkutan, khususnya batas batas laut wilayah, Zona tambahan, zona Ekonomi eksklusive (ZEE), dan landas kontinen. Batas batas maritime Indonesia kelaut bebas dapat dilakukan sendiri oleh Indonesia dengan memperhatikan ketentuan – ketentuan hukum Internasional.
Pengawasan wilayah Indonesia, baik darat, laut dan udara serta dasar laut, adalah merupakan kewenangan Indonesia sendiri. Demikian pula halnya dengan pengawasan kegiatan kegiatan, baik nasional maupun internasional. Di zona berdekatan,ZEE,dan landas kontinen adalah wewenang Indonesia sendiri.
Walaupun demikian,pengawasan atas daerah daerah perbatasan memang memerlukan kerjasama dan koordinasi dengan Negara – Negara tetangga agar pengawasan yang dilakukan oleh Indonesia dapat memperoleh hal optimal. Dalam beberpa hal, pengawasan tersebut dapat dilakukan melalui kerja sama coordinated patrol, joint patrol,joint exercises,exchange of in telligence, dan dalam hal- hal tertentu malah juga bisa melalui kesempakatan tentang”hot pursuit”.pengembangan kerjasama ekonomi lintas batas,saling kunjung mengunjungi antara penduduk perbatasan serta hubungan social budaya lainnya harus tetap terpelihara dan diawasi melalui kerja sama lintas batas antar Negara – Negara bertentangga,baik yang menyangkut bidang imigrasi,bea cukai, maupun keamanan dan pertahanan dalam satu tahun pemerintahan SBY, sudah banyak kegiatan yang dilakukan untuk menentukan perbatasan maritime Indonesia dengan Negara tetangga terutama perbatasan laut territorial,ZEE dan landasan kontinen, tetapi dalam setahun ini belum ada kesepakatan baru tentang batas batas marintime Negara di laut. Hal ini antara lain karena perundingan – perundingan perbatasan maritime memang sangat memerlukan kesabaran dan waktu lama. Namun demikian telah ada beberapa”kesepakatan antara” mengenai perbatasan maritime antara Indonesia dengan singapura dan Malaysia.
Penentuan perbatasan darat pada dasarnya adalah masalah pembangunan tapal- tapal batas untuk lebih menjaga dan mengamankan daerah perbatasan dan lintas batas antara penduduk daerah perbatasan. Kelihatannya tidak banyak yang telah di perbuat dalam setahun ini kecuali pembangunan lampu navigasi di karang unarang di Kalimantan timur. Karena itu masalah lintas batas, penyelundupan, dan keamanan perbatasan masih tetap memerlukan perhatian.
Penentuan perbatasan ZEE dengan Negara tetangga ASEAN tidak memperlihatkan perkembangan berarti. Persetujuan Indonesia – Australia mengenai batas ZEE di laut Arafura, laut Timur, dan samudera Hindia tahun 1997 kelihatannya sampai sekarang belum di ratifikasi oleh Indonesia karena alasan yang tidak jelas.
Penentuan perbatasan landas kontinen/continental margin ke samudera lepas di samudera Hindia dan samudera pacific telah dimulai dengan melakukan penelitian – penelitian, tetapi belum memperhatikan hasil- hasil yang definitive. Pemerintah kelihatan tetap berusaha untuk mengajukan klaim terhadap landas kontinen di luar 200 mil dari perairan Nusantara Indonesia menjelang 16 November 2009, yaitu target yang di tetapkan oleh PBB. Sementara itu perjanjian perbatasan landas kontinen Indonesia- Vietnam yang sudah di tanda tangani sejak tahun 2003, sampai sekarang, karena alasan yang tidak jelas, juga belum di ratifikasi oleh Indonesia.
Usaha usaha penegakan hukum dan kedaulatan di wilayah Indonesia, khususnya di wilayah laut dan udara yang semakin bertambah luas masih sangat memprihatinkan, antara lain karena sangat minimnya anggaran belanja pertahanan dan penegakan hukum, masih lemahnya koordinasi dan kerjasama antara pejabat pejabat penegak hukum dan pembela kedaulatan, serta masih sangat luasnya korupsi di hampir setiap jajaran dan tingkatan. Usaha selama bertahun tahun untuk lebih menyempurnakan BAKORKAMLA atau mendirikan badan pengamanan laut yang lebih” berotot” dan “bergigi” belum banyak memeperhatikan hasil, walaupun akhir – akhir ini usaha – usaha penegakkan hukum dilaut kelihatan sudah semakin meningkat. Akhir – akhir ini juga ada gagasan untuk membentuk suatu badan Otorita terdiri guna mengamankan dan memperhatikannya MENKO kelautan untuk :
a)      Dapat mengkoordinir berbagai bagai kegiatan kelautan
b)      Mendorong lembaga lembaga/ instansi- instansi yang ada untuk lebih berperan serta
c)      Di mana perlu menangani sendiri berbagai bagai aspek / kegiatan kelautan, baik nasional, regional maupun Internasional yang sangat banyak berkembang akhir akhir ini yang tidak di tangani/ tertangani oleh instansi instansi pemerintahan yang ada.
Usaha – usaha menyempurnakan system pemanfaatan kelautan dan perundang undangan yang menyangkut kelautan tetap berlanjut, walupun belum memperhatikan hasil yang tuntas, seperti pengadilan kelautan peningkatan penegakkan hukum dan pengamanan laut, konservasi dan pengelolaan pusat daerah , dan lain- lain.
Usaha usaha meningkatkan kerjasama pengamanan dan penegakan hukum di daerah perbatasan dengan Negara Negara tetangga memperhatinkan kemajuan – kemajuan tertentu, khususnya dengan Malaysia dan singapura di selat malaka dan selat singapura, serta berbagai bagai kesempatan kerjasama dan pertukaran Informasi dengan Australia.

Usaha – usaha mengamankan pulau – pulau terluar Indonesia lebih banyak “simbolis” seperti pemberian nama, dari pada usaha – usaha yang sungguh – sungguh membangun daerah dan pulau – pulau perbatasan dan memasukkan mereka kedalam main stream kehidupan ekonomi dan politik Indonesia secara ke seluruhan. 

Rabu, 08 Januari 2014

Pembahasan Makalah ( E-commerce di Indonesia)

0 komentar
E-Commerce termasuk salah satu istilah pada “perdangan elektronik” yang berubah sejalan dengan waktu. Berkembangnya E-Commerce di Indonesia pada era globalisasi ini semakin berkembang pesat saja. Contohnya televisi dan internet .
Awalnya perdagangan elektronik merupakan aktifitas perdagangan yang memanfaatkan transaksi komersial,misalnya mengirim dokumen komersial seperti persamaan pembelian secara elektronik.


TINJAUAN PUSTAKA

Menurut pendapat Riset Forrester adalah perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011 .

PEMBAHASAN
BERKEMBANGNYA E-Commerce di Indonesia
Di Indonesia, sistem E-commerce ini kurang populer, karena banyak pengguna internet yang masih meragukan keamanan sistem ini, dan kurangnya pengetahuan mereka mengenai apa itu E-Commerce yang sebenarnya. Sehingga sampai saat ini, web resmi yang telah menyelenggarakan e-commerce di Indonesia adalah RisTI Shop. Risti, yaitu Divisi Riset dan Teknologi Informasi milik PT. Telkom, menyediakan layanan e-commerce untuk penyediaan informasi produk peralatan telekomunikasi dan non-telekomunikasi. Web ini juga telah mendukung proses transaksi secara online.
Ecommerce sendiri berasal dari layanan EDI (Electronic Data Interchange), layanan EDI ini telah berkembang sedemikian pesatnya di negara-negara yang mempunyai jaringan komputer dan telepon. Jika sebelumnya kita telah sering menggunakan media elektronik seperti telepon, fax, hingga handphone untuk melakukan perniagaan / perdagangan, sekarang ini, kita dapat menggunakan internet untuk melakukan perniagaan. E-Commerce memiliki beberapa jenis, yaitu:
- Business to business (B2B):
Bisnis antara perusahaan dengan perusahaan lain
- Business to consumer (B2C):
Retail, sifatnya melayani pelanggan yang bervariasi
- Consumer to consumer (C2C):
Sifarnya lelang (auction)
- Government: G2G, G2B, G2C,
melakukan layanan terhadap perusahaan untuk keperluan bisnis hingga melayani masyarakat

Manfaat E-Commerce :
Revenue stream baru
Market exposure, melebarkan jangkauan
Menurunkan biaya
Memperpendek waktu product cycle
Meningkatkan customer loyality
Meningkatkan value chain
Perkembangan e-commerce di Indonesia sendiri telah ada sejak tahun 1996, dengan berdirinya Dyviacom Intrabumi atau D-Net (www.dnet.net.id) sebagai perintis transaksi online. Wahana transaksi berupa mal online yang disebut D-Mall (diakses lewat D-Net) ini telah menampung sekitar 33 toko online/merchant. Produk yang dijual bermacam-macam, mulai dari makanan, aksesori, pakaian, produk perkantoran sampai furniture. Selain itu, berdiri pula http://www.ecommerce-indonesia.com/, tempat penjualan online berbasis internet yang memiliki fasilitas lengkap seperti adanya bagian depan toko (storefront) dan shopping cart (keranjang belanja). Selain itu, ada juga Commerce Net Indonesia – yang beralamat di http://isp.commerce.net.id/. Sebagai Commerce Service Provider (CSP) pertama di Indonesia, Commerce Net Indonesia menawarkan kemudahan dalam melakukan jual beli di internet. Commerce Net .
Indonesia sendiri telah bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang membutuhkan e-commerce, untuk melayani konsumen seperti PT Telkom dan Bank International Indonesia. Selain itu, terdapat pula tujuh situs yang menjadi anggota Commerce Net Indonesia, yaitu Plasa.com, Interactive Mall 2000, Officeland, Kompas Cyber Media, Mizan Online Telecommunication Mall dan Trikomsel.
Kehadiran e-commerce sebagai media transaksi baru ini tentunya menguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen, maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Dengan menggunakan internet, proses perniagaan dapat dilakukan dengan menghemat biaya dan waktu.

Perkembangan e-Commerce di Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
E-commerce sebetulnya dapat menjadi suatu bisnis yang menjanjikan di Indonesia. Hal ini tak lepas dari potensi berupa jumlah masyarakat yang besar dan adanya jarak fisik yang jauh sehingga e-commerce dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Sayangnya, daya beli masyarakat yang masih rendah dan infrastruktur telekomunikasi yang tidak merata di daerah-daerah lainnya membuat e-commerce tidak begitu populer. Hal ini tak lepas dari jumlah pengguna internet di Indonesia yang hanya sekitar 8 juta orang dari 215 juta penduduk. Selain itu, e-commerce juga belum banyak dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.
Meskipun relatif banyak perusahaan yang sudah memasang homepage, hanya sedikit yang memfungsikannya sebagai sarana perniagaan/perdagangan online. Sebagian besar homepage itu lebih difungsikan sebagai media informasi dan pengenalan produk. Menurut Adji Gunawan, Associate Partner dan Technology Competency Group Head Andersen Consulting, secara umum ada tiga tahapan menuju e-commerce, yakni: presence (kehadiran), interaktivitas dan transaksi. Saat ini, kebanyakan homepage yang dimiliki perusahaan Indonesia hanya mencapai tahap presence, belum pada tahap transaksi. Pada akhirnya, perkembangan teknologi dan peningkatan pengguna internet di Indonesia akan membuat e-commerce menjadi suatu bisnis yang menjanjikan

KEUNTUNGAN DAN KEKURANGAN DARI E-COMMERCE
Dalam implementasinya, keuntungan dari e-commerce tidak saja dirasakan oleh para pebisnis tetapi juga dapat dirasakan oleh konsumen, masyarakat luas dan pemerintah. Di bawah ini merupakan gambaran keuntungan dan kekurangan dari e-commerce yang dirangkum dalam tiga bagian, dalam prespektif produsen, konsumen serta masyarakat dan pemerintahan. Adapun keuntungan e-commerce pada produsen adalah:
- Memberikan kesempatan kepada produsen untuk meningkatkan pemasaran produk/servicenya secara global.
- Mengurangi penggunaan paper/kertas di berbagai aktifitas mulai dari tahapan desain, produksi, pengepakan, pengiriman, distribusi hingga marketing.
- Mengurangi waktu delay dari pengiriman dan penyimpanan karena antara sistem produksi, pengepakan, penyimpanan dan distribusi terkoneksi secara online.
- Membantu perusahaan-perusahaan yang memproduksi produk/service yang sangat spesifik yang tidak dapat dipasarkan dalam bisnis secara fisik, karena keterbatasan konsumen, tempat dan biaya promosi yang tinggi.
- Mengurangi waktu dan biaya prosmosi dari produk/service yang dipasarkan karena tersedianya informasi secara menyeluruh di internet sepanjang waktu. Adapun keuntungan e-commerce pada konsumen adalah:
- Memberikan kesempatan konsumen yang berada di belahan dunia manapun untuk dapat menggunakan sebuah produk/service yang dihasilkan dari belahan dunia yang berbeda dan melakukan transaksi dan meraih informasi dari pihak pertama sepanjang tahun.
- Memberikan kesempatan konsumen untuk mendapatkan produk/service terbaik dari berbagai pilihan yang ada karena konsumen mendapat kesempatan untuk memilih berbagai jenis produk/service secara langsung.
- Memberikan kesempatan bagi konsumen yang terpisah tempat tinggalnya dari produsen untuk berinteraksi, berdiskusi dan bertukar pengalaman. Sehingga akan sangat menguntungkan produsen untuk meningkatkan kualitas produk/servicenya sesuai dengan yang diinginkan oleh konsumen. Adapun keuntungan e-commerce pada masyarakat dan pemerintah adalah:
- Semakin banyak manusia yang bekerja dan beraktifitas di rumah dengan menggunakan internet berarti mengurangi perjalanan untuk bekerja, belanja dan aktifitas lainnya, sehingga mengurangi kemacetan jalan dan mereduksi polusi udara.
- Meningkatkan daya beli dan kesempatan masyarakat untuk mendapatkan produksi/service yang terbaik karena perusahaan yang mengeluarkan produk/service dapat menjualnya lebih murah karena biaya produksi yang rendah.
- Mengurangi pengangguran karena masyarakat semakin bergairah untuk berbisnis karena cara kerja yang gampang dan tanpa modal yang besar.
- Meningkatkan daya kreatifitas masyarakat, berbagai jenis produk dapat dipasarkan dengan baik, sehingga akhirnya juga membantu pemerintah untuk menggairahkan perdagangan khususnya usaha kecil menengah. Secara umum, implementasi e-commerce dalam bisnis dapat meningkatkan kualitas dari produk/service serta menurunkan biaya produksi yang akhirnya akan menurunkan harga penjualan. Ketika konsumen dapat memilih produk/service yang terbaik baginya, produsen terus semakin berlomba meningkatkan kualitas dari produk/service yang ada dan terus mencari ide-ide baru yang disukai pasar serta berusaha mengurangi biaya produksi agar tetap mendapatkan harga produk/service yang terjangkau. Jika siklus ini berjalan dengan baik, tingkat produksi dan kualitas akan terus meningkat, ragam dari produk/service akan semakin banyak dan harga akan semakin terjangkau. Selain itu semakin menumbuhkan kreatifitas dan keberanian bagi pemula bisnis untuk memulai usahanya karena setiap orang dapat memulai bisnisnya walau sekecil apapun dan sebegitu spesial produk/service yang dihasilkan.

PENUTUP
Kesimpulannya adalah semua yang dijabarkan diatas tersebut merupakan gambaran dari e-commerce dan kemungkinannya sebagai alternatif sistem bisnis yang baru di Indonesia. Dengan berbagai kendala utama yang masih harus dipecahkan bersama-sama bukan hanya diantara pemerintah, pelaksana dan praktisi e-commerce, pebisnis juga rakyat secara menyeluruh, karena dalam pelaksanaannya e-commerce jika telah didukung dengan prasarana dan sarana yang memadai dapat menjadi alternatif bagi sistem bisnis baru yang sangat sesuai dengan kondisi geografis dari Indonesia, jumlah penduduk Indonesia serta iklim bisnis Indonesia, selain itu e-commerce menjadi salah satu jalan untuk mengembangkan usaha-usaha kecil dan menengah dan menjadi salah satu jalan untuk mengurangi pengangguran yang ada karena sistem implementasinya yang sebenarnya cukup sederhana dan gampang. Semuanya jika tanpa usaha dan kerjasama dari berbagai pihak hanyalah perbuatan yang sia-sia, dengan tekad bersama kita terus mencari jalan untuk mewujudkan apa-apa yang diidam-idamkan oleh bangsa Indonesia selama ini yaitu semakin berkurangnya jumlah pengangguran yang ada, semakin berkembangnya usaha industri kecil dan menengah, meningkatnya pendapatkan dan taraf hidup rakyat serta naiknya tingkat kecerdasan bangsa Indonesia, walaupun e-commerce bukanlah sebuah solusi yang terbaik, diharapkan dengan pengimplementasian e-commerce dengan baik dan benar dapat membantu meringankan dan mengurangi problem serta beban berat yang selama ini yang telah kita hadapi.
Saran

Berkembangnya E-Commerce di Indonesia masih tergolong kurang popular,tapi kita harus memajukan E-Commerce di Indonesia.

Sabtu, 11 Oktober 2014

MAKALAH Application, Presentation, session Layer (Jaringan Komputer)

0 komentar
BAB I
PENDAHULUAN


Suatu sistem, gadget atau komputer didalamnya selalu memiliki perangkat atau software yang berfungsi berkomunikasi. Mungkin komunikasi antar data maupun antar perangkat atau perangkat dan manusia.
Hubungan yang disebut komunikasi telah menjadi hal awam bagi masyarakat luas. Dalam berkomunikasi ini komunikasi di dalam komputer memiliki syarat atau perantara agar tidak terjadi missed communication atau salah komunikasi. Sehingga, komunikasi yang berjalan akan berjalan lancar.

1.        MODEL REFERENSI OSI

OSI merupakan singkatan dari Open System Interconnection adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Dahulu ketika OSI belum digunakan, perangkat komunikasi yang berasal dari vendor berbeda tidak dapat saling berkomunikasi. Alat komunikasi yang diciptakan oleh IBM tidak dapat berkomunikasi dengan vendor lain. Sehingga dibentuklah standard OSI. tujuan utama dalam penggunaan model OSI adalah untuk membantu designer jaringan memahami fungsi dari tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protocol jaringan dan metode transmisi.
OSI Model dibagi menjadi 7 Layer, dengan karakteristik dan fungsintya masing masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui sederetan protocol dan standar.  berikut bagian-bagian layer dan fungsinya dalam OSI model :
1.      Physical
2.      Data Link
3.      Network
4.      Transport
5.      Session
6.      Persentation
7.      Application
Setiap layer memiliki fungsinya masing – masing.


BAB II
PEMBAHASAN

1.Application

Application layer adalah lapisan yang menyediakan interface antara aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dan jaringan yang mendasarinya di mana pesan akan dikirim. Protokol Application Layer digunakan untuk pertukaran data antara program yang berjalan pada source dan host tujuan.
Dalam TCP/IP, lapisan aplikasi mengandung semua protokol dan metode yang masuk dalam lingkup komunikasi proses-ke-proses melalui jaringan IP (Internet Protocol) dengan menggunakan protokol lapisan transpor untuk membuat koneksi inang-ke-inang yang mendasarinya. Sedangkan dalam model OSI, definisi lapisan aplikasi lebih sempit lingkupnya, membedakan secara eksplisit fungsionalitas tambahan di atas lapisan transpor dengan dua lapisan tambahan: lapisan sesi dan lapisan presentasi. OSI memberikan pemisahan modular yang jelas fungsionalitas lapisan-lapisan ini dan memberikan implementasi protokol untuk masing-masing lapisan.
Penggunaan umum layanan lapisan aplikasi memberikan konversi semantik antara proses-proses aplikasi yang terkait. Contoh layanan aplikasi antara lain adalah berkas virtual, terminal virtual, serta protokol transfer dan manipulasi kerja.

Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah web server, mail, FTP, DHCP, TELNET, DNS, SNMP.

1. Web Server (HTTP, HTTPS)
o HTTP (Hypertext Transfer Protocol, adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web(WWW).
Funsinya antara lain :
o  menjawab antara clientdan server.
o membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di host yang jauh (biasanya port 80).        Jaringan Komputer, Pertemuan 9   Sistem Informasi-UG
o HTTPS adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
Fungsi : HTTPS melakukan enkripsi informasi antara browser dengan web server yang menerima  informasi. Memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers (penguping), dan man in the middle attacks.

2. Mail (SMTP, POP3, IMAP)
o SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik (e-mail) di  Internet. MenggunakanTCP, port 25.
Fungsi : digunakan untuk mengirimkan pesan-pesan e-mail dari e-mail klien ke email server, mengirimkan e-mail kepada lokal account, dan menyiarkan ulang email antara server-server SMTP.
o POP3 (Post Office Protocol version 3) sesuai dengan namanya merupakan protokol yang digunakan untuk pengelolaan mail.
Fungsi : digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Menggunakan TCP, port 110.
o IMAP(Internet Message Access Protocol)
adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. Lebih kompleks daripada POP3.
Fungsi : memilih pesan e-mail yang akan di ambil, membuat folder di server,  mencari pesan e-mail tertentu, menghapus pesan e-mail yang ada. 

3. FTP (File Transfer Protocol)
adalah sebuah protokol Internet yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP menggunakan protocol TCP port 21.
Fungsi :
Untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta  mengunduh berkas dari server FTP. 

4. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. DHCP bersifat stand-alone, sehingga jika dalam sebuah jaringan terdapat beberapa DHCP server, basis data alamat IP dalam  Jaringan Komputer, Pertemuan 9   Sistem Informasi-UG sebuah DHCP Server tidak akan direplikasi ke DHCP server lainnya, artinya DHCP tersebut berbenturan, karena potokol IP tidak mengizinkan 2 host memiliki IP yang sama.
Fungsi :
o Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di
jaringan akan mendapatkan alamat IPsecara otomatis dari serverDHCP.
o memberikan framework untuk disampaikan kepada client yang berisikan informasi
tentang konfigurasi jaringan.

5. TELNET(Telecommunication Network)
Adalah terminal interaktif untuk mengakses suatu remote pada internet.
Fungsi : digunakan untuk mengakses remote host melalui terminal yang interaktif

6. DNS (Domain Name System)
Merupakan database terdistribusi yang diimplementasikan secara hirarkis dari sejumlah name servers .
Fungsi :
o menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis  data tersebar(distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet.
o address/name translation
o DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server  transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain. 

7. SNMP (Simple Network Management Protocol)
adalah standar manajemen jaringan pada TCP/IP.
Fungsi :
supaya informasi yang dibutuhkan untuk manajemen jaringan bisa dikirim menggunakan TCP/IP. Protokol tersebut memungkinkan administrator jaringan untuk menggunakan perangkat jaringan khusus yang berhubungan dengan perangkat jaringan    yang lain untuk mengumpulkan informasi dari mereka, dan mengatur bagaimana mereka beroperasi.

2. Presentation

Lapisan Presentasi adalah lapisan keenam dari bawah dalam model referensi jaringan terbuka OSI. Pada lapisan ini terjadi pembuatan struktur data yang didapatnya dari lapisan aplikasi ke sebuah format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Lapisan ini juga bertanggungjawab untuk melakukan enkripsi data, kompresi data, konversi set karakter (ASCII,Unicode, EBCDIC, atau set karakter lainnya), interpretasi perintah-perintah grafis, dan beberapa lainnya. Dalam arsitektur TCP/IP yang menggunakan model DARPA, tidak terdapat protokol lapisan ini secara khusus. Selain itu juga presentation layer Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layananWorkstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP). Satu contoh layanan prestasi adalah encoding data. Kebanyakan pengguna tidak memindahkan string bit biner yang random. Para pengguna saling bertukan data seperti nama orang, tanggal, jumlah uang dan tagihan. Item-item tersebut dinyatakan dalam bentuk string karakter, bilangan integer, bilangan floating point, struktur data yang dibentuk dari beberapa item yang lebih sederhana. Terdapat perbedaan antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam memberi kode untuk menyatakan string karakter (misalnya ASCII dan Unicode), integer ( misalnya komplemen satu dan komplemen dua), dan sebagainya. Untuk memungkinkan dua buah komputer yang memilki presentasi yang berbeda untuk dapat berkomunikasi, struktur data yang akan dipertukarkan dapat dinyatakan dengan cara abstrak, sesuai dengan encoding standard yang akan digunakan pada saluran. Presentation layer mengatur data struktur abstrak ini dengan mengkonversi dari representaion yang digunakan pada sebuah komputer menjadi representation standard jaringan, dan sebaliknya. . (Andrew. 2000:31). Lapisan ini berhubungan dengan sintaks data yang dipertukarkan diantara entitas aplikasi. Tujuannya adalah untuk mengatasi masalah perbedaan format penyajian data. Lapisan ini mendefinisikan sintaks yang digunakan antar entitas aplikasi.  
      
1.FUNGSI PRESENTATION LAYER 
Pressentation layer melakukan fungsi-fungsi tertentu yang diminta untuk menjamin penemuan sebuah penyelesaian umum bagi masalah tertentu. Pressentation Layer tidak mengijinkan pengguna untuk menyelesaikan sendiri suatu masalah. Tidak seperti layer-layer di bawahnya yang hanya melakukan pemindahan bit dari satu tempat ke tempat lainnya. Presentation layer memperhatikan syntax dan semantik informasi yang dikirimkan. atau contoh layanan pressentation adalah encoding data.
Secara umum fungsi dari presentation layer adalah:
a) Enkripsi dan dekripsi dari suatu pesan untuk alasan keamanan.
b) Kompresi dan dekrompresi suatu pesan sehingga dapat dikirimkan pada jaringan secar  efisien.
c) Memformat grafis.
 d) Melakukan translasi konten.
e) Melakukan translasi yang sifatnya spesifik terhadap suatu sistem tertentu.
 f) Bagaimana data dipresentasikan.
g) Menyajikan data.
h) Sebagai layanan penterjemah.
i) Menentukan tipe data (gambar, audio, video, atau teks), enkripsi (ASCII atau EBCDIC), dan ekstensi file agar file siap ditampilkan di layer aplikasi.

Presentation layer bertugas untuk menyajikan data kepada Application layer. Presentation layer ini ibarat sebagai translator dari sebuah jaringan.

Presentation layer bertugas untuk melakukan:
1. Character code translation (misalnya ASCII ke EBCDIC).
2. Data conversion: (bit order, CR-CR/LF, integer-floating point, dsb).
3. Data compression: mengurangi jumlah bit yang harus ditransmisikan ke jaringan.
4. Data encryption: encrypt data untuk keamanan (misalnya password encryption).
 Contoh penggunaan
Salah satu contoh dari Pressentation layer adalah Virtual Terminal Protokol (VTP). Fungsi dari VTP adalah suatu paket program dimana terminal khusus diubah fungsinya menjadi yang umum sehingga dapat dipakai oleh sembarang vendor. Paket software bagian ini adalah X28/X29/X.3 yang disebut sebagai PAD (Packet Assambly Deassambly).  
X.3 : mengontrol operasi
X.28 :terminal emulator
X.29 : Host emulator

Contoh lain dari presentation layer adalah saat mendefinisikan format data yang mewakili data tersebut. Mendefinisikan format data ini sangatlah penting. Contohnya sewaktu kita mengirim/menerima Email. Yang biasanya dalam format ASCII atau HTML. Apabila formatnya menyediakan layanan untuk Layer yang diatasnya. Dia memformat data yang akan dikirim melalui jaringan supaya applikasi yang menerima mengerti/memahami bahkan bisa memanipulasi data tersebut. 
Contoh Aplikasi
Pengaplikasian dari presentation layer pada dasarnya adalah penerjemah, pengkodean dan pengkonversi. Teknik transfer data yang berhasil adalah dengan mengadaptasi data tersebut ke dalam format standar sebelum dikirim. Tugas-tugas seperti kompresi, dekompresi, enkripsi dan dekripsi data berhubungan pada Presentation Layer. Standar yang digunakan untuk mengatur presentasi grafis, film dan suara adalah sebagai berikut : PICT, TIFF, JPEG, MIDI, MPEG, QuickTime, dan RTF.   
         
 2. LAYANAN PRESENTATION LAYER
Lapisan presentasi memberikan layanan pengelolaan pemasukkan data, pertukaran data dan pengendalian struktur data. Implementasi utama dari lapisan presentasi adalah penyediaan fungsi yang standar dan umum. Cara ini lebih efisien dibandingkan dengan pemecahan yang dilakukan sendiri oleh pemakai jaringan. Contoh dari protokol lapisan presentasi yang paling banyak dikenal dan dipakai orang adalah enkripsi data dan kriptografi.
a. Defenisi Enkripsi Enkripsi adalah sebuah proses yang melakukan perubahan sebuah kode dari yang bisa dimengerti menjadi sebuah kode yang tidak bisa dimengerti atau tidak terbaca. Enkripsi dapar diartikan sebagai kode atau chiper. Sebuah chiper menggunakan suatu algoritma yang dapat mengkodekan semua aliran data dari sebuah pesan menjadi cryptogram yang tidak dimengerti. Karena teknik cipher merupakan suatu sistem yang telah siap untuk di automasi, maka teknik ini digunakan dalam sistem keamanan komputer dan jaringan. Enkripsi dimaksudkan untuk melindungi informasi agar tidak terlihat oleh orang atau pihak yang bukan seharusnya. Enkripsi juga digunakan untuk verifikasi. Bila anda mendownload software, misalnya, bagaimana anda tahu bahwa software yang anda download adalah yang asli, bukannya yang telah dipasangkan trojan di dalamnya. Dalam hal ini terdapat tiga kategori enkripsi yaitu : 1) Kunci enkripsi rahasia, dalam hal ini terdapat sebuah kunci yang digunakan untuk mengenkripsi dan juga sekaligus mendekripsikan informasi. 2) Kunci enkripsi publik, dalam hal ini dua kunci digunakan, satu untuk proses enkripsi dan yang lain untuk proses dekripsi. 3) Fungsi one-way, atau fungsi 1 arah adalah suatu fungsi dimana informasi dienkripsi untuk menciptakan “signature” dari informasi asli yang bisa digunakan untuk keperluan autentifikasi. Enkripsi dibentuk dengan berdasarkan suatu algoritma yang akan mengacak suatu informasi
menjadi bentuk yang tidak bisa dibaca atau tak bisa dilihat. Sekripsi adalah proses dengan algoritma yang sama untuk mengembalikan informasi teracak menjadi bentuk aslinya. Algoritma yang digunakan harus terdiri dari susunan prosedur yang direncanakan secara hati- hati yang harus secara efektif menghasilkan sebuah bentuk terenkripsi yang tidak bisa dikembalikan oleh seseorang bahkan sekalipun mereka memiliki algoritma yang sama.  
b. Defenisi Kriptografi Cryptography atau kriptografi adaah suatu ilmu ataupun seni mengamankan pesan dan dilakukan oleh cryptographer. Sedang, cryptanalysis adalah suatu ilmu dan seni membuka (breaking) ciphertext dan orang yang melakukannya disebut crypranalyst. Cryptographic system atau cryptosystem adalah suatu fasilitas untuk mengkonversikan plaintext ke ciphertext dan sebaliknya. Dalam sistem ini, seperangkat parameter yang menentukan transformasi pencipheran teretentu disebut suatu set kunci. Proses enkripsi dan dekripsi diatur oleh satu atau beberapa kunci kriptografi. Secara umum, kunci-kunci yang digunakan untuk proses pengenkripsian dan pendekripsian tidak perlu identik, tergantung pada sistem yang digunakan Algoritma kriptografi terdiri dari algoritma enkripsi (E) dan algoritma dekripsi (D). Algoritma enkripsi menggunakan kunci enkripsi (KE) dan algoritma dekripsi menggunakan kunci dekripsi (KD). Secara umum operasi enkripsi dapat diterangkan secara matematis sebagai berikut :   EK (M) = C (Proses Enkripsi)   DK (C) = M (Poses Dekripsi) Pada saat proses enkripsi kita menyandikan pesan M dengan suatu kunci K lalu dihasilkan pesan C. Sedangkan pada proses dekripsi, pesan C tersebut diuraikan dengan menggunakan kunci K sehingga dihasilkan pesan M yang sama seperti pesan sebelumnya. Dengan demikian keamanan suatu pesan tergantung pada kunci ataupun kunci- kunci yang digunakan dan tidak tergantung pada algoritma yang digunakan. Sehingga algoritma-algoritma yang digunakan tersebut dapat dipublikasikan dan dianalisi, serta produk-produk yang menggunakan algoritma tersebut dapat diprpoduksi secara umum. Tidaklah menjadi masalah apabila seseorang mengetahui algoritma yang kita gunakan. Selama ia tidak mengetahui kunci yang dipakai, ia tetap tidak dapat membaca pesan. 
      
3. KOMPONEN JARINGAN DAN PROTOKOL PRESENTATION LAYER
Network components:
1.  Gateway
2 Redirector
Protocols:
1. Virtual Terminal Protokol (VTP)
VTP merupakan contoh dari protokol pada Presentation layer.
Fungsi dari VTP untuk presentasi layer adalah :
2.Membuat dan memelihara struktur data.  Translating karakteristik terminal ke bentuk standard

3.
Session Layer
Session Layer adalah dimana sebagai prosedur logo pada sebuah jaringan network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan keamanan pada layer yang lain. Selain itu juga melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini adalah suatu session interface dan protocol(netbios), dikembangkan oleh IBM yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application.
Netbeui (NETBIOS Extended User Interface) suatu pengembangan dari netbios yang digunakan pada produk microsoft networking, seperti windows nt dan lan manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol), PAP (Printer Access Protocol) yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.
Session Layer berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Lapisan Session bertanggung jawab untuk mengatur percakapan/dialog dan sinkronisasi
Session Layer mendefinisikan bagaimana memulai, mengontrol dan mengakhiri percakapan (baca:session) antar aplikasi. Termasuk di dalamnya :
}   mengatur beragam pesan dua arah (multiple bi-directional messages) menggunakan kontrol dialog (dialogue control).
}   melakukan sinkronisasi lapisan presentasi antara dua hosts dan mengatur pertukaran data antara keduanya
}   menawarkan ketentuan transfer data yang efisien ke layer presentasi

2.     FUNGSI DASAR SESSION LAYER

}   Membuat Koneksi– sessi / komunikasi antara aplikasi yang berjalan pada komputer satu dengan aplikasi yang berjalan pada komputer yang lain
}   THREE-WAY-HANDSHAKE: sebuah metode yang paling banyak digunakan untuk membuka dan menutup koneksi
}  Sender mengirimkan SYN untuk meminta sebuah sesi kepada receiver
}  Receiver membalas dengan mengirimkan  ACK untuk mengakui ( acknowledge) pesan SYN yang dikirimkan oleh  sender dan mengirimkan pesan SYN untuk meminta sebuah sesi kepada  sender
}  Sender membalasnya dengan mengirimkan pesan ACK untuk mengakui pesan SYN yang dikirimkan oleh receiver

Langkah  1  dan  3  merupakan overhead tambahan bagi proses komunikasi, karena saat pengiriman pesan tunggal yang dikirimkan melalui session resmi, fase pembentukan dan pemutusan akan mengirimkan lebih banyak data dari pada    pesan  itu  sendiri.  Saat  ini  pendekatan  session connection oriented  (metode  checkpoint)  lebih  disukai bagi komunikasi yang kompleks agar jika terjadi kesalahan node,  pengirim  hanya  mengirimkan  data  yang  dikirim sejak checkpoint sebelumnya.
Pada  lapisan  ini  menerapkan  suatu  mekanisme  kontrodialog antardua  aplikasi. Disamping  itu Menyediakan  sarana untuk membangun hubungan komunikasi antara dua program aplikasi dan penggunaannya.

}    Beberapa protokol yang terdapat pada layer ini adalah NETBIOS (Netbios Extended User Interface) suatu session interface dan protocol yang dikembangkan oleh IBM. PAP ( Printer Access Protocol ) terdapat pada printer postscript untuk         akses pada jaringan Apple Talk. NETBEUI   merupakan pengembangan dari Netbios yang digunakan pada produk Microsoft Networking seperti Windows NT dan LAN Manager ADSP.


}    Mengatur multiple sessions
}    Satu komputer dapat membuat lebih dari satu sesi dengan komputer lainnya atau dengan beberapa komputer lainnya, contoh
}   session 1: bertukar informasi melalui protokol aplikasi HTTP dengan  www.yahoo.com
}   session 2: bertukar informasi melalui protokol aplikasi HTTP dengan www.google.com
}   session 3: bertukar informasi melalui protokol aplikasi HTTP dengan www.espn.com
}   Dua komputer juga dapat membangun lebih dari satu sesi, 
}  function 1: menonton film melalui protokol aplikasi Video Streaming dengan 
}  function 2: membaca e-book melalui protokol aplikasi Adobe Acrobat Reader function 3: menyalin file melalui protokol aplikasi File Sharing
}    Mengakhiri sebuah session

}   THREE-WAY-HANDSHAKE:
}  Sender mengirim pesan FIN untuk menutup sebuah sesi ke receiver
}  Receiver membalasnya dengan mengirim  pesan  ACK untuk mengakui  pesan FIN yang dikirimkan oleh sender dan juga mengirim pesan FIN untuk menutup sebuah sesi ke sender
}  Sender membalas  dengan mengirim pesan ACK untuk mengakui pesan FINyang dikiramkan oleh receiver

3.        Contoh Protokol pada Session Layer
Protokol pada Session Layer yaitu :
}  ISO-SP: OSI Session Layer Protocol
}  PPTP :Point-to-Point Tunneling Protocol
}  RPC : Remote Procedure Call Protocol
}  RTCP : Real-time Transport Control Protocol
}  SQLadalah aplikasi layer session yang mengelola multiple  query terhadap database SQL.

          Komunikasi dapat berlangsung dalam tiga mode dialog.

Simplex, komunikasi satu arah.
Half-duplex, komunikasi dua arah bergantian.
Full-duplex, komunikasi dua arah bersamaan.

Setiap session pada proses komunikasi terdiri dari tiga fase:

1Pembentukan Hubungan, node membentuk kontak dan menyepakati aturan aturan komunikasi.

2Pemindahan data, Node-node dipakai untuk dialog pertukaran data.

3.   Pemutusan hubungan.


4.        Layanan Session Layer

Session  layer  mengijinkan  para  pengguna  untuk  menetapkan Session dengan pengguna lainnya. Sebuah Session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu.
            Sebuah  Session  digunakan  untuk  memungkinkan  seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.
                Dalam beberapa standart protocol jaringan, lapisan session dan lapisan transport digabung menjadi satu lapisan. jadi pada dasarnya lapisan session bertugas mengontrol kerja sama antar komputer yang sedang berkomunikasi.




BAB III
KESIMPULAN

Application Layer adalah lapisan aplikasi yang menyediakan sebuah interface antar aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi, jaringan dan digunakan untuk pertukaran data.
Protocol-protokol pada application layer sama halnya dengan satu sama lain, perbedaannya terletak pada sistem aplikasi dan jaringan yang digunakan. Pada intinya application laayer adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi atau hubungan antara client-server.

Presentation layer dalah hal yang penting dalam 7 lapisan OSI karena tugasnya sebgai pengaman informasi sehingga informasi yang dikirimkan atau yang di dapatkan tidak dapat
dicuri  atau  dilihat  secara  sembarangan  oleh  orang  lain.  Presentation  layer  juga  bergantung
pada lapisan yang ada di atas dan di bawahnya

Session Layer bertanggung jawab untuk mengatur percakapan/dialog dan sinkronisasi
Komputer dapat melakukan multiple sessions dengan beberapa komputer lain
Dalam beberapa standart protocol jaringan, lapisan session dan lapisan transport digabung menjadi satu lapisan. jadi pada dasarnya lapisan session bertugas mengontrol kerja sama antar komputer yang sedang berkomunikasi









Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

 
SELAMAT DATANG DI AXSIONnew SALING BERBAGI INFORMASI DAN REFERENSI DUNIA ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN INFORMASI DAN PEMBELAJARAN YANG LAINNYA TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA TERUS KUNJUNGI SITUS KAMI UNTUK DAPATAKAN ARTIKEL YANG TERUPDATE JUGA BERMANFAAT UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN ANDA JANGAN LUPA BERIKAN KOMENTAR TERBAIK ANDA KEPADA KAMI AGAR KAMI BISA TERUS BERIKAN LAYANAN YANG TERBAIK UNTUK ANDA TERIMAKASIH SALAM AXSIONnew SALING BERBAGI